Film Filosofi Kopi 2 : Cerita tentang Kehidupan. 7


“Berlari – lari di taman mimpiku  imajinasi tak menghanyutkanku mimpiku sempurna tak seperti orang biasa.”- Aku tenang, Fourtwnty

Studio 1 XXI di Trans Studio Mall Makassar sudah mulai ramai, saya bersama blogger Makassar lain agak terlambat masuk studio. Beberapa saat ketika saya sudah duduk manis, Luna Maya, Chicco Jerikho, dan Rio Dewanto pun muncul di hadapan para penonton Gala Premier Film Filosofi Kopi 2, 7 July 2017.

“Terima kasih Makassar! Pastikan nanti kalian nonton Filosofi Kopi 2, ajak semua orang yang kalian kenal. Ah yah! Satu hal yang perlu kalian tahu, satu tiket yang anda beli nanti, akan akan sama dengan membeli satu benih kopi. Yuk terus mendukung petani kopi Indonesia!” ucap Luna Maya seraya ditutup dengan wefie bareng penonton oleh Rio Dewanto.

Blogger Makassar Filosofi kopi 2

Blogger Makassar Anging Mammiri

Rasa beruntung, saya bersama blogger Anging Mammiri Makassar dapat kesempatan nonton Gala Premiere film Filosofi Kopi 2. Film ini akan diputar tanggal 13 July 2017 di seluruh bioskop kesayangan anda. Yeay!

Lampu dimatikan, layar dilebarkan, suara hening seketika. Film Filosofi Kopi pun dimulai. Cerita diawali dengan cerita Coffee shop yang berkeliling nusantara dengan VW Combi warna kuning yang telah dimodifikasi. Konflik awal muncul ketika satu per satu timnya pergi meninggalkan Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto). Rasa hanyut, ingin puk-pukin Ben dan Jody. Akan sulit mencari pengganti tom yang rasa sahabat. Ingatan saya pun tiba-tiba terbang kepada suatu masa, tentang geliat bersama kawan, yang akhirnya terhenti dengan alasan yang sama : meninggalkan dan mengejar mimpi lainnya. Hiks!

Dalam cerita selanjutnya pun benar-benar mengaduk emosi. Saya tidak akan cerita banyak tentang filmnya, nanti dianggap spoiler. Haha!

Banyak yang menarik dari film Filosofi Kopi 2 ini. Sinematografi yang menarik, alur ceritanya apik, soundtracknya suka! Melalui film Ini, belakangan saya mulai menyadari, film-film Indonesia semakin menarik dan semakin membaik dari segala sisi. Tentang isi Filosofi Kopi 2, oleh Visinema dan sutradara Angga Dwimas Sasongko memasukkan banyak cerita didalamnya.Cerita kehidupan yang lekat dengan kejadian sehari-hari. Cerita tentang persahabatan, cerita tentang cinta, cerita tentang mimpi, cerita tentang  kopi, cerita tentang Indonesia. Menariknya, alur cerita Filosofi Kopi 2 ini melibatkan penonton untuk mengirimkan ide ceritanya melalui situs resmi Filosofi Kopi, Ide terbaik akan menjadi dasar cerita Filosofi Kopi 2. Visinema Pictures menerima 1.015 cerita dari 925 orang dari program Ngeracik Cerita #BenJodyIdea.

Tentang Persahabatan. Karakter Ben dan Jody sangat pas, memperlihatkan persahabatan apa adanya. Ben yang grasak-grusuk, Rio yang selalu mengalah dan penuh perencanaan. Ben yang kualitas kopi oriented, Rio yang business oriented. Ben dengan rambut gondrong, berbaju kaos, dan celana robek. Rio dengan penampilan yang sedikit lebih rapih. Keduanya pas! Pas membuat para wanita gemes akan mereka haha.  Dalam ceritanya, ada banyak drama yang terjadi antar pesahabatan mereka. Mulai dari konflik ketidakselarasan pemikiran hingga konflik percintaan. Ah yah, salah satu soundtrack film ini ada lagu Sahabat Sejati – Sheila On 7 yang  dicover oleh mereka berdua. Syukak!

Sahabat Sejati Ben & Jody Filosofi Kopi 2

Sahabat Sejati ala Ben & Jody

Tentang mimpi, saya selalu kagum dengan orang-orang yang bermimpi besar. Orang-orang yang bergerak atas mimpinya. Orang-orang yang berani mewujudkan dengan kondisi apapun. Dan cerita ini berhasil membuat saya berpikir sejenak akan mimpi-mimpi besar. Proses pencapaian yang tidak semudah menyeruput kopi. Banyak juga banyak permasalahan kehidupan dalam mewujudkan mimpi-mimpi mereka. Ah yah! Dalam cerita ini juga disinggung tentang ayah dari Ben, yang mendadak dapat membuat mata berkaca-kaca. Cerita lengkapnya? nonton sajalah :”)

Gak kalah menarik, cerita tentang cinta. Kehadiran dua tokoh wanita Brie (Nadine Alexandra) dan Tarra  (Luna Maya) membuat manis cerita ini. Brie, barista dengan karakter dingin, idealis dan sangat paham segala hal tentang perkopian, dan Tarra  yang sempat menyangka Filosofi Kopi hanyalah mitos belaka. Kehadiran dua wanita menceritakan dua cinta. Dari konflik percintaan mereka, akhirnya saya berkesimpulan : salah satu penentu dalam mewujudkan impian adalah teman hidup. Dan teman hidup yang menyenangkan adalah teman hidup yang benar-benar se-mimpi, se-passion, se-misi dan se-visi. Eaaah!

Film ini juga menggambarkan cerita tentang kopi dan tentang Indonesia. Kopi yang bukan hanya sekedar dinikmati, tapi juga banyak hal dibalik penanaman kopi. Banyak lokasi perkebunan kopi yang dimunculkan, membuat mata segar lihat alam. Toraja pun menjadi lokasi syuting. Tapi diantara sekian lokasi, tempat paling familiar adalah : Toko Ujung Sombaopu dan Coto Gagak. Dua tempat ini tempat andalan saya. Toko Ujung selain Kopi Ujung, juga menjual oleh-oleh khas Sulsel. Kain Batik dengan motif Sulsel selalu saya beli disini dan saya kirim untuk kedua orang tua di Riyadh, Saudi Arabia. Dan di Kopi Ujung, ada minuman baru yang saya suka : Kold White! Haha, saya bukan penikmat beragam jenis kopi, tapi pemiliknya, om John Chendra, adalah orang yang benar-benar paham tentang dunia kopi. Kalau Coto Gagak? Yah, karena saya suka makan! Haha.

Kopi Ujung, lokasi Syuting Filosofi Kopi 2 Makassar

Kopi Ujung, lokasi Syuting Filosofi Kopi 2

Nah, Untuk kalian yang penasaran, yuk nonton bareng Blogger Anging Mammiri Makassar dan Kopi Ujung Di XXI Mall Panakukang,  Jumat nanti tanggal 14 July 2017.  Setelah nonton, simpen tiketnya, lalu tunjukkan ketika beli minuman di Kopi Ujung Makassar. Dapatkan diskon 20% untuk setiap minumannya, Yuks! 

Nonton Bareng Komunitas Blogger Anging Mammiri Makassar bersama Kopi Ujung. Ralat tempatnya bukan di TSM ya, tp di MALL PANAKUKANG.

Dan seusai nonton film ini, akhirnya dalam ingatan saya terputar terus dua lagu dari Fourtwnty :  Aku tenang  dan Zona Nyaman.

“waktu ke waktu perlahan kurakit egoku, merangkul orang – orang yang mulai sejiwa denganku,
ke – BM – an membuka jalan mencari teman, bergeraklah dari zona nyaman…
Sembilu yang dulu, biarlah berlalu, bekerja bersama hati, kita ini insan, bukan seekor sapi..”

 

Baca review kawan blogger Makassar Lainnya yuk :

Daeng Ipul : Filosofi Kopi 2 : Kopi, sahabat dan Cinta.
Kak Qiah :  Gala Premiere Film Filosofi Kopi 2 Bareng Blogger Makassar.
Kak Ery : Filosofi Kopi 2 : Kopinya koq Asam? basi ya?  
Oppa Lebug : Filosofi Kopi 2 : Persahabatan dan Cinta dalam Kedai Kopi
Om Ian : Tentang Film Filosofi Kopi 2
kak Awie : Masih adakah Filosofi di Filosofi Kopi 2 Movie?
Tari Artika : Kenapa sih harus nonton Filosofi Kopi 2?
Kak Novie : Enam hal menarik dari Gala Premier Film Filosofi Kopi 2 : Ben & Jody
Kak Chinta : Filosofi Kopi; Sisi Lain Angga Dwimas Sasongko


About Nunu Asrul

Dream Catcher | Pengamat Purnama & Bintang | Pengumpul Buku & Mainan | Penikmat Ice cream | Pengisi Blog | Penjelajah Alam | Biomedic-Physiologist |Mastoideus | @SigiMks | Soulmaks Creative | 1000Guru Makassar


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 thoughts on “Film Filosofi Kopi 2 : Cerita tentang Kehidupan.