#FF [9] : “When I was Your Man”


Lukisan di langit mulai berubah warna, bukan lagi biru, alam sedang mewarnainya. Membiarkan titik kuning terang yang berubah, menjadi jingga, kuning keemasan, yang nampak jelas diatas kanvas langit. Matahari setengah lingkaran tepat dibalik garis tipis terjauh yang dapat dipandang mata. Lukisan itu masih tetap indah, meski keadaan yang dialami Rizal tidak lagi indah. Alam memberikan kesegaran jiwa ditengah tersiksanya batin.

Rizal menatap kosong sambil tersenyum tipis mengamati warna-warna jingga indah di langit. Diam, melamun, membiarkan pikiran terbang ke masa lalu. Ah.. Masa lalu …

Suasana hati Rizal tidak karuan, seperti disengaja, tiba-tiba saja suara insturmental biola pun terdengar, seorang lelaki bermata sipit sedang memainkan indah biolanya, menyanyikan lagu yang sangat menggambarkan suasan hati Rizal,  Bruno mars – when I was your man..

Bruno mars – when I was your man

“Same bed, but it feels just a little bit bigger now
Our song on the radio, but it don’t sound the same
When our friends talk about you all that it does is just tear me down
Cause my heart breaks a little when I hear your name
And it all just sound like uh, uh, uh

Ini tempat tidur yang sama, tapi sepertinya sekarang sedikit lebih besar.
Lagu kita yang terputar di radio, tapi tidak terdengar sama lagi.
Ketika teman kita bertanya tentangmu, air mataku jatuh seketika.
Karena sakit hatiku ketika mendengar namamu
Dan itu semua terdengar seperti uuuh..uuuhh..uuuhh

Too young, too dumb to realize
That I should have bought you flowers and held your hand
Should have gave all my hours when I had the chance
Take you to every party cause all you wanted to do was dance
Now my baby is dancing, but she’s dancing with another man.

Sangat muda, sangat bodoh untuk menyadari
Seharusnya ku bawa kan kamu bunga dan memegang tanganmu
Seharusnya ku berikan seluruh waktuku ketika ada kesempatanku.
Membawamu ke semua tempat pesta karena yang kamu inginkan adalah menari
Dan sekarang, kekasihku itu menari, tapi ia menari dengan lelaki lain

My pride, my ego, my needs and my selfish ways
Caused a good strong woman like you to walk out my life
Now I never, never get to clean up the mess I made
And it haunts me every time I close my eyes
It all just sounds like uh, uh, uh, uh

Kebangganku, ke-ego-anku, kebutuhanku, dan sikapku yg mementingan diri sendiri
Menyebabkan wanita terbaik sepertimu keluar dari hidupku
Sekarang ku tak akan, tidak akan dapat membersihkan segala kesalahanku
Dan itu menyiksaku, setap waktu, ku menutup mataku,
Dan semuanya terdengar seperti Uuhh..uuh..uuh..uhh

Too young, too dumb to realize
That I should have bought you flowers and held your hand
Should have gave all my hours when I had the chance
Take you to every party cause all you wanted to do was dance
Now my baby is dancing, but she’s dancing with another man.

Sangat muda, sangat bodoh untuk menyadari
Seharusnya ku bawa kan kamu bunga dan memegang tanganmu
Seharusnya ku berikan seluruh waktuku ketika ada kesempatanku.
Membawamu ke semua tempat pesta karena yang kamu inginkan adalah menari
Dan sekarang, kekasihku itu menari, tapi ia menari dengan lelaki lain

Although it hurts I’ll be the first to say that I was wrong
Oh, I know I’m probably much too late
To try and apologize for my mistakes
But I just want you to know
I hope he buys you flowers, I hope he holds your hand
Give you all his hours when he has the chance
Take you to every party cause I remember how much you loved to dance
Do all the things I should have done when I was your man!
Do all the things I should have done when I was your man!

Meskipun itu sakit, aku kan menjadi orang yang pertama mengatakan bahwa aku salah
Oh, Ku tahu, kemungkinan sudah sangat terlambat.
Untuk mencoba dan meminta maaf atas segala kesalahanku
Tetapi aku hanya ingin kamu tahu
Aku berharap Lelaki itu membawakan mu  bunga, Aku berharap, dia memegang tanganmu.
Memberikan seluruh waktunya ketika dia mempunyai kesempatan
Membawamu ke semua pesta, karena aku ingat. betapa kamu sangat mencintai menari
Lakukan segalanya yang seharusnya ku telah lakukan ketika aku menjadi lelakimu
Lakukan segalanya yang seharusnya ku telah lakukan ketika aku menjadi lelakimu.

Instrumental terulang kembali, Rizal membatin. Mulutnya bergerak bernyanyi dengan suara tipis, otak bereaksi mengartikan kalimat per kalimat. Dan hati merasakan segalanya.

sunset

*NB : cerita untukmu, alien pecinta senja 🙂 *


About Nunu Asrul

Dream Catcher | Pengamat Purnama & Bintang | Pengumpul Buku & Mainan | Penikmat Ice cream | Pengisi Blog | Penjelajah Alam | Biomedic-Physiologist |Mastoideus | @SigiMks | Soulmaks Creative | 1000Guru Makassar

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *